by

UEFA Diminta Serius Tindak Fans yang Rasis

MILAN – Romeru Lukaku meminta badan sepak bola Eropa UEFA untuk segera menindak kasus rasisme yang dialaminya. Penyerang Inter Milan ini mengklaim telah dilecehkan selama laga melawan Slavia Praha pada fase grup Liga Champions, Kamis lalu.

Bermain di Stadion Sinobo, Praha, Kamis (28/11), Lukaku berperan besar dalam membawa Inter meraih kemenangan 3-1 pada laga tandang menghadapi Slavia Praha. Pemain asal Belgia ini menyumbang satu gol dan satu assist untuk I Nerazzurri pada laga tersebut.

Namun, berkat penampilan apiknya, Lukaku mendapat nyanyian rasis dari para fans tuan rumah. Pemain berusia 26 tahun ini menyebut, ia bersama rekan setimnya mendapat nyanyian rasis itu ketika gol pertama Inter yang dicetak oleh Lautaro Martinez di menit 19.

Puncaknya, fans Slavia Praha makin menjadi-jadi meneriakkan nyanyian rasis ketika eks pemain Manchester United menyumbangkan gol kedua untuk Inter di menit ke-81. Lukaku menilai kasus rasisme sudah begitu keterlaluan.

“Saya mengatakannya terakhir kali ketika saya bersama tim nasional,” kata pemain internasional Belgia itu dalam sebuah wawancara dengan Esporte Interativo.

“UEFA sekarang harus melakukan sesuatu tentang nyanyian rasis itu, karena hal-hal seperti ini di stadion tidak benar. Ini kali kedua saya mendapati itu dan hal itu seharusnya dilarang.

“Ada banyak pemain dengan banyak kebangsaan berbeda di tim mereka. Ketika ada orang yang bagi saya buruk, di stadion, itu bukan contoh yang baik terutama untuk anak-anak.

“Saya berharap UEFA sekarang melakukan sesuatu tentang nyanyian rasis itu, karena seluruh stadion melakukannya. Ketika Lautaro (Martinez) mencetak gol pertama, dan itu tidak baik bagi orang-orang yang menonton pertandingan ini.” (heq/zul/fin)

Comment