by

Polisi Ungkap Mafia Perumahan Syariah

JAKARTA – Penipuan kredit perumahan syariah diungkap aparat Polda Metro Jaya. Aksi yang telah dilakukan sejak 2015 itu telah memakan korban sebanyak 270 orang.

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan empat pelaku penipuan perumahan syariah telah ditangkap. Mereka adalah AD, MAA, MMD, dan SM. AD adalah Dirut PT ARM Cipta Mulia, yang bergerak di bidang pembangunan rumah syariah. Sementara MAA, selaku Project Manager atau Marketing, MMD selaku Executive Project Manager atau Marketing, serta SM selaku General Manager.

“Modus operasinya tersangka menawarkan kepada masyarakat pembangunan perumahan Syariah. Dan penipuan ini telah dilakukan sejak 2015,” kata Gatot di Polda Metro Jaya, Kamis (28/11) kemarin.

Dalam melancarkan aksinya, para tersangka menunjukkan lokasi-lokasi perumahan syariah milik PT ARM. Selanjutnya melakukan ground breaking. Penawaran rumah syariah dilakukan dengan menggunakan brosur serta iklan di website.

“Membuat rumah-rumah contoh untuk meyakinkan dari pada korbannya, korbannya ini berjumlah lebih kurang 270 orang,” lanjutnya.

Dijelaskan Gatot modus yang dipergunakan para pelaku adalah menawarkan cicilan rendah dengan kredit tanpa bunga. Selain itu, mereka juga menjanjikan kepada para korbannya tidak akan ada pengecekan bank (BI checking) saat pengajuan aplikasi kredit.

“Ini yang membuat masyarakat tertarik. Bahkan uang yang sudah masuk ke pelaku ini sebanyak Rp 23 miliar rupiah,” ujar dia.

Untuk semakin meyakinkan korban, para tersangka membuat sejumlah rumah contoh. Adapun, properti yang ditawarkan para tersangka yaki Perumahan de Alexandra di kabupaten Bogor, perumahan The New Alexandra di Bojong Gede, Bogor; Perumahan Cordova di Cikarang; Perumahan Hagia Sophia di Bandung Timur dan Perumahan Pesona Darussalam di Lampung.

Namun, setelah uang disetor, rumah yang dijanjikan tak juga terwujud. Bahkan para pelaku melarikan diri membawa uang dari para korban. (gw/zul/fin)

Comment