by

Pemudik Natal dan Tahun Baru Diprediksi Tembus 16 Juta Orang

JAKARTA – Enam langkah disiapkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengantisipasi lonjakan pemudik pada libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru). Diperkirakan jumlah pemudik akan mencapai 16 juta jiwa.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya memprediksi jumlah pemudik saat Nataru mencapai 16 juta jiwa dengan puncak arus mudik pada 20-24 Desember 2019.

“Kita prediksikan jumlah pemudik tahun ini menjadi 16 juta orang, transportasi angkutan darat diperkirakan naik empat sampai lima persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Menhub di Jakarta, Senin (2/12) kemarin.

Transportasi angkutan darat diprediksi naik, sejalan dengan bertambahnya ruas jalan tol. Sedangkan transportasi udara diperkirakan akan mengalami penurunan.

“Transportasi diperkirakan yang paling banyak melalui darat karena jalan tol bertambah, transportasi yang lainnya rata, melalui udara mungkin turun sedikit,” katanya.

Dibeberkannya, jumlah penumpang angkutan bus diperkirakan sebanyak 1,75 juta orang naik 3,55 persen. Untuk angkutan kereta api akan mencapai 5,91 juta orang (4,05 persen).

“Angkutan penyeberangan 2,27 juta orang, naik 6,57 persen, angkutan laut 1,19 juta orang, naik 1,71 persen, dan angkutan udara 5,28 juta penumpang, turun 8,40 persen,” bebernya.

Budi mengatakan untuk jumlah armada, sebanyak 50 ribu unit bus telah disediakan. Sedangkan untuk kapal penyeberangan sebanyak 228 unit, kereta api 439 unit, kapal laut 1.293 armada, dan pesawat sebanyak 495 unit.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) dapat digunakan saat libur Natal dan Tahun Baru nanti.

“Jalan tol akan membantu banyak. Elevated Cikampek akan kita buka 15 Desember 2019, berlaku gratis sampai libur habis sesuai aturan, saya ikuti saja. Dan hanya untuk golongan satu, kendaraan yang kecil-kecil,” katanya.(gw/zul/fin)

Comment