by

Hasil Drawing Euro 2020 Janjikan Laga-laga Seru

LISBON – Hasil drawing Euro 2020 akhirnya diumumkan, dini hari (1/12) kemarin. Undian yang dihelatdi ibukota Rumania, Bucharest memilih 20 tim yang sudah lolos plus empat tim yang akan berjuang di babak Playoff.

Empat tim yang lolos dibagi ke dalam enam grup, untuk memuhi empat negara itu untuk dibagi ke dalam empat pot. Hasil draw cukup menarik, dua juara Piala dunia berada di Grup F Euro 2020.

Dipandu oleh Sekretaris Jendral UEFA, Giorgio Marchetti, juara Piala Dunia 2014, Jerman lebih dahulu masuk ke grup neraka F. Disusul juara Piala Dunia 2018, Peranci masuk dalam daftar nama kedua yang masuk grup F. Saat memasuki Pot ketiga, juara Euro 2016 Portugal terpilih masuk ke grup ini.

Sementara Inggris akan bertarung bersama runner up Piala Dunia 2018, Kroasia di grup D. Tim kuda hitam lainnya yang masuk ke grup tersebut adalag Republik Ceko bersama pemenang Playoff C.

Di sisi lain, urusan politik ikut mencampuri drawing Salah satunya mengatur agar Rusia dan Ukraina yang masih berkonflik soal Kawasan Krimea, tidak boleh berada dalam satu grup.

Ukraina ditempatka di Grup C, lawan-lawannya pun cukup berat. Skuat Andriey Shevchenko akan berlaga melawan runner up Piala Dunia 2010, Belanda bersama Austria dan pemenang Playoff D.

Sementara Russia berada di Grup yang relatif enteng. Berada di grup B lawan terberat Negara Beruang Merah itu hanya Peringkat pertama FIFA Belgia bersama duo Skandinavia, Finlandia dan Denmark.

Acara malam itu juga dipandu sejumlah pemain top dunia lainnya seperti Marcel Desailly, Francesco Totti, Philipp Lahm, Andrey Arshavin, Iker Casillas, Karel Poborsky, Ruud Gullit dan Joao Mario.

Dilansir Sportakeeda, pelatih Portugal Fernando Santos mengklaim anak asuhnya bukanlah favorit di Grup F. Kendati demikian, Prancis dan Jerman hingga kini menjadi lawan dalam ambisi mereka mempertahankan trofi 2016 lalu.

Perancis membawa misi balas dendam setelah merebut trofi tersebut setelah kalah 0-1 oleh gol tunggal Eder di penghujung pertandingan.

“[Perancis dan Jerman] memiliki tanggung jawab untuk menang dan mereka harus memikul tanggung jawab itu. Demikian pula dengan kami. Datang sebagai kandidat juara jelas kami harus juara,” katanya.

“Dua juara dunia, juara Eropa dan pemenang Liga Bangsa-Bangsa – saya pikir ini adalah kelompok yang tidak diinginkan siapa pun karena setiap tim ingin menghindari dua lainnya,” tambahnya.

“Semua orang akan saling menghormati dan hanya menunggu untuk melihat siapa yang akan menjadi juara dari keempat itu,” paparnya.

Portugal berada di urutan kedua di belakang Ukraina dalam grup kualifikasi mereka, kalah sekali dan seri dua kali dalam delapan pertandingan. (fin/zul/tgr)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *