by

Harus Memutar dan Bikin Bingung, Jalur Searah di Tegal Dikeluhkan Warga

TEGAL – Memasuki hari ketiga pemberlakuan rekayasa arus lalu lintas di Jalan Pangeran Diponegoro Kota Tegal, sejumlah pengendara kecele dan kebingungan. Karenanya, petugas disiapkan di lokasi untuk terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

Para pengendara yang melintas di Jalan KH Mansyur dan hendak ke Jalan HOS Cokroaminoto terpaksa harus memutar arah kembali lantaran diperingatkan petugas. Kemudian, pengguna yang melintas dari arah Jalan Pengeran Diponegoro menuju ke KH Mansyur juga masih ragu saat akan melintas.

Mereka memilih berhenti sebelum berbelok ke arah kanan. Sementara pengguna jalan dari arah Jalan A. Yani sempat nekat hendak menerobos langsung ke Jalan Pangeran Diponegoro.

Seperti yang dilakukan seorang tukang becak yang mengangkut sejumlah barang. Meski akhirnya dia terpaksa berbelok ke Jalan KH. Mansyur, namun dia mengeluhkan jalur yang terlalu panjang karena harus memutar.

“Jauh sekali saya harus memutar. Apalagi angkutannya cukup berat,” katanya sambil berlalu.

Sementara Rofi pengendara sepeda motor mengaku terpaksa harus putar arah saat hendak menuju ke Jalan HOS Cokroaminoto. Dia baru mengetahui kalau ke arah barat sekarang sudah tidak diperbolehkan.

“Baru tahu hari ini, tadinya kalau mau ke sana langsung bisa. Tapi ini harus memutar lumayan jauh,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tegal Harviyanto mengatakan penerapan rekayasa arus lalu lintas saat ini masih tahap sosialisasi. Selama itu, dinasnya akan mengedepankan tindakan preventif kepada pengendara.

“Ini masih tahap sosialisasi, jadi belum ada penindakan tilang,” tegasnya. (muj/zul)

Comment