by

DPR Dukung Amnesti Massal Pengguna Narkoba

JAKARTA – Amnesti massal akan diberikan kepada para pengguna narkotika yang saat ini mendekam di rumah tahanan (rutan) atau lembaga pemasyarakatan (lapas). Langkah ini diambil Kemenkumham untuk mengurangi over capacity.

Langkah amnesti massal dan mengubah hukuman menjadi rehabilitasi yang akan diterapkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mendapat dukungan dari DPR. Langkah tersbeut dianggap sebagai terobosan baru yang sangat baik.

“Persoalan kelebihan kapasitas Lapas dan Rutan merupakan persoalan yang sudah menahun tanpa penyelesaian, perlu terobosan dan strategi baru,” kata anggota Komisi III DPR Fraksi NasDem Taufik Basari dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (29/11) kemarin.

Dia mengatakan dalam kasus penyalahgunaan narkotika terutama bagi para pengguna, diperlukan pendekatan “harm reduction”. Sebuah langkah untuk mengurangi dampak buruk narkotika dengan mengurangi ketergantungan para penggunanya melalui pengobatan atau rehabilitasi. Bukan dengan pemidanaan badan.

Dikatakannya, kebijakan tersebut harus dijalankan dengan komitmen penuh para aparat penegak hukum dan badan peradilan. “Apabila kebijakan ini dapat dijalankan dengan dukungan semua pihak dapat mengurangi masalah kelebihan kapasitas Lapas dan Rutan,” ujarnya.

Dia mengapresiasi gagasan Menkumham Yasonna dengan mengeluarkan kebijakan amnesti massal terhadap pengguna narkotika yang telah menjalani pidana selama waktu tertentu dan mengirimkannya ke pusat rehabilitasi.

Taufik menyebut sudah saatnya pemerintah berani mengambil pilihan politik hukum untuk menjadikan persoalan pengguna atau pecandu narkotika sebagai masalah “health problem”, tidak lagi semata criminal problem.

“Sehingga, terhadap para pecandu yang sudah terlanjur menjalani pidana badan bisa mendapatkan amnesti massal untuk diubah hukumannya menjadi rehabilitasi,” katanya.

Menurut dia, apabila hal tersebut dilakukan maka jumlah penghuni Lapas dan Rutan dapat berkurang dan sebagian permasalahan kelebihan kapasitas dapat tertangani. (gw/zul/fin)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *