by

Komplek Balai Kota Tegal Diaspal Sampah dari Plastik

TEGAL – Pemkot Tegal mulai mengujicobakan penggunaan aspal dari sampah plastik untuk memperbaiki jalan di Komplek Balai Kota Tegal, Selasa (3/12) kemarin. Pemanfaatan aspal itu, digadang-gadang bakal mengatasi persoalan sampah di Kota Bahari.

Sampah plastik yang digunakan sebagai campuran yakni plastik jenis kantong kresek sebanyak 267.000 lembar atau setara 500 kilogram (kg). Itu, merupakan hasil kerjasama antara Pemkot Tegal dengan Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik (Inaplas).

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan, uji coba aspal campuran sampah plastik dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilannya setelah digunakan. Nantinya, akan dipakai untuk memperbaiki ruas jalan yang memang kondisinya rusak.

“Tidak semua jalan tentunya, kalau ini berhasil kita akan prioritaskan untuk perbaikan jalan yang rusak,” kata Dedy Yon.

Dedy Yon berharap dengan penggunaan plastik untuk aspal itu, bisa mengatasi persoalan sampah yang ada saat ini. Apalagi, produksi sampah di Kota Tegal per harinya mencapai 2.700 ton. Menurutnya, aspal itu juga ramah lingkungan saat digunakan.

“Selain ramah lingkungan, sampah plastik juga memuai lebih cepat,” tandasnya.

Direktur Inaplas Edy Rivai mengatakan pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan ‚ÄéKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan membangun jalan dengan aspal campuran sampah plastik sepanjang 22 kilometer di 34 lokasi. Menurutnya, hasil riset Kementerian PUPR, tingkat kekuatan jalan yang menggunakan aspal itu meningkat 42 persen.

“Biaya perawatan lebih murah, lebih efisien. Dampak terhadap lingkungan juga baik,” jelas Edi.

Ditambahkan Edi, dengan adanya kerjasama itu, banyak sampah plastik di Kota Tegal yang akan diolah menjadi aspal sehingga mengurangi beban lingkungan dan tempat pembuangan akhir (TPA). Sehingga diharapkan akan menjadi solusi pengolahan sampah dan mengurangi kebiasaan masyarakat buang sampah sembarangan. (muj/zul)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *