by

441 Ribu Pejabat Eselon III dan IV Kehilangan Jabatan

JAKARTA – Organisasi memang dituntut untuk selalu dinamis, mengikuti tuntutan dan dinamika pada zamannya. Organisasi yang mandek, akan terlibas oleh zaman.

Organisasi yang terhenti sama dengan mati. Hal ini menjadi relevan dan sedang hangat dibicarakan publik, organisasi pemerintahan perlu perubahan.

Wacana ini menyusul isi pidato Presiden Joko Widodo pada saat dilantik pada 20 Oktober lalu. Di mana salah satu pernyataannya, akan memangkas pejabat struktural eselon III dan IV yang jumlahnya sekurang-kurangnya mencapai 441.000 orang.

Cukup hanya ada dua jabatan struktural eselon, yaitu eselon I dan II pada birokrasi pemerintahan. Sekretaris Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PANRB Eddy Syah Putra mengatakan, keputusan ini harus segera direalisasikan.

Rencananya, Menteri Tjahjo akan menyampaikan kesiapan instansinya untuk melakukan perampingan eselonisasi, hari ini (2/11). “Sudah dipersiapkan sesuai dengan janji pak Menteri, bahwa Kemenpan siap untuk dilakukan tahun ini,” jelasnya.

Eddy menyatakan, formasi dan regulasi terkait pengalihan jabatan struktural ke fungsional telah disusun. Menurutnya, itu tidaklah mudah, lantaran ada banyak item dan aturan yang harus dikeluarkan, termasuk bagaimana karir seseorang ketika sudah tidak ada di struktural.

‚ÄĚSejak awal kami memang konsen terhadap apa yang sudah menjadi prioritas dari presiden ini. Saya kira Menpan sudah siap, karena dimanapun pak menteri selalu menyatakan akan mencoba melakukan tahun ini di Kementerian PANRB,” imbuhnya.

Tak hanya dari internal Kementerian PANRB, ia melanjutkan, pihaknya juga meminta usulan kepada kementerian/lembaga lain terkait posisi apa saja yang tidak perlu dilakukan perampingan.

“Mudah-mudahan nanti setelah ada dengan berbagai pertimbangan bisa mempercepat proses evaluasi dengan KemenPAN,” tukas Eddy. (fin/zul/ful)

Comment