KARANGLEWAS - Tak cuma di Rawalo, kecelakaan hebat juga terjadi di Jalan Raya Karanglewas, Banyumas Senin (6/9) siang sekitar pukul 14.15 kemarin. Sebuah tronton Fuso yang memiliki 10 roda ban dengan mengangkut 32,5 ton pupuk ternak terguling hingga akhirnya nyungsep di pinggir jalan. Padahal, sesuai dengan aturan yang ada, kendaraan roda besar dan mengangkut jumlah banyak sudah tak boleh melintas saat H-7 hingga H+8 saat lebaran.
Supir Truk Fuso E 9231 B, Sutarjo (56), warga Rejasari Kalibogor dan kernetnya Diki Mujiono (20), yang juga merupakan anak Sutarjo, hanya mengalami luka di tangan dan kaki. Mereka masih sadar, dan bisa selamat. Diterangkan Sutarjo, dirinya hanya bekerja di perusahaan pupuk ternak itu. Dia mengangkut pupuk dari Cikande, Propinsi Banten, untuk dibawa ke Purbalingga. Dalam perjalanan pengiriman, Tarjo sebenarnya sudah merasa truk tidak enak untuk jalan. Rem yang ada, katanya, kerap blong. Terakhir, rem bolong ada di daerah di Ajibarang. "Di Ajibarang kami dua kali berhenti untuk memastikan rem berjalan normal kembali,". Setelah rem normal kembali, jelas dia, mobil melaju pelan. Naas menyambangi Truk saat berada di desa Karang Kemiri, Jalan Raya Karanglewas. Truk tiba-tiba kehilangan kekuatan rem. Padahal, di depan truk ada sebuah mobil dan sebuah motor. Keadaan itu diperparah dengan kondisi jalan yang sedikit menurun sehingga membuat laju truk tambah kencang. "Stir langsung saya arahkan ke kanan dengan cepat untuk menghindari mobil dan sepeda motor. Tahu-tahu sudah di bahu jalan dan akhirnya masuk ke bahu jalan," tandasnya. Bahu jalan yang diambah truk merupakan cerukan tanahy berkedalaman sekitar 5 meter. Akibatnya, truk nyungsep dan langsung terguling masuk ke dalam cerukan jurang itu. Roda berada di samping dan badan mobil miiring. Muatan pupuk 32,5 ton masih tertata rapi di bak karena diikat deklit lebar. Tak selang lama, polisi langsung datang ke TKP. Petugas lalu lintas Polres Banyumas maupun dari Polsek Karanglewas langsung menjaga TKP. Setelah itu, datang sebuah truk tronton satu lagi yang ditujukan untuk memindahkan barang yang di Fuso. Terlihat ratusan kandi pupuk dipindah oleh para tenaga kerja di tempat sekitar truk. Kasatlantas Polres Banyumas AKP Tarhim didapmpingi Kanit Laka Lantas Iptu Sukarwan mengatakan, tronton akan langsung dicoba dievakuasi dengan diderek. (ttg)
|