|
Ribuan Pemudik Memasuki Terminal Induk |
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Tuesday, 07 September 2010 |
PEMALANG - Arus mudik di jalur pantura terus mengalami peningkatan. Banyak diantaranya yang menggunakan angkutan umum jenis bus dan turun di terminal induk Pemalang. Namun demikian, hingga Rabu (7/9) dinihari kemarin kepadatan di Terminal Induk belum menyolok dan tercatat oleh petugasnya baru menembus 5.000 orang.
Pemudik-pemudik yang turun di terminal ini mendapatkan pelayanan dari petugas terminal. Mereka yang baru turun dari bus langsung disambut aparat Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) untuk ditanya tujuan angkutan sambungannya. Mereka juga ditawari untuk memanfaatkan pos istirahat yang didalamnya tersedia bed dan layanan kesehatan secara gratis. Kepala Dishubkominfo Drs Budhi Raharjo MM saat memantau kegiatan di Terminal Induk mengemukakan, pada malam hari angkutan sambungan tidak beroperasi. Sehingga pemudik dengan tujuan jauh disilahkan untuk beristirahat di pos yang disediakan sambil menunggu angkutan sambungan beroperasi pada pagi harinya. "Kami menjamin kenyamanan para pemudik yang beristirahat di pos," kata dia. Hingga Selasa (6/9) pemudik yang masuk ke terminal Induk mencapai 4.950 orang. Hingga Rabu dinihari jumlahnya meningkat menjadi lima ribu orang. Pada hari -hari tersebut arus mudik belum mencapai puncak sehingga diperkirakan akan bertambah lagi dengan puncak pada H-1. "Ada informasi bahwa THR karyawan di Jakarta baru dibayarkan pada Selasa, jadi kemungkinan puncak mudik adalah H-2," tandasnya. Pemudik-pemudik di Pemalang yang turun di terminal Induk terbilang beruntung. Mereka mendapat pelayanan dan kenyamanan serta terhindar dari perilaku penyedia angkutan jasa sambungan yang sering berebut penumpang. Ini berbeda dengan pemudik yang turun di bahu jalan seberang terminal. Mereka langsung diserbu abang becak dan tukang ojek begitu turun dari bus. (ali)
|