Home arrow Mingguan arrow Otomotif arrow Rawat Filter Agar Mesin Tetap Segar
Rawat Filter Agar Mesin Tetap Segar
Ditulis oleh Administrator   
Sunday, 22 August 2010
SUPLAI udara sangat penting untuk kinerja mesin yang sempurna. Terutama udara bersih yang nantinya akan dicampur dengan bensin sehingga menjadi kabut bensin hasil olahan karburator. Kalau pasokan udara terhambat karburasi tak sempurna dan pembakaran pun tidak ideal.

Pasokan udara bersih ini, tentunya tak lepas dari rumah filter dan kelengkapannya, seperti saringan udara yang menjamin udara tetap bersih. Terdapat banyak macam saringan udara, mulai dari tipe busa, kertas hingga berupa produk after market.

Doyo dari Genta Motor Adiwerna mengatakan, meski jarang terkena sentuhan, tidak ada salahnya filter selalu dirawat secara rutin sehingga performa mesin tetap segar. Ada beberapa motor yang memiliki sekat di dalam saringan udaranya. Karena terbuat dari plastik, perhatikan kondisinya, jika ada yang patah, bisa dilem jika ditemukan patahannya. Jika tidak perhatikan dengan saksama, cari patahannya jangan sampai tersedot ke dalam. Biasanya sih tertahan oleh filter. Sementara itu, filter udaranya pun harus dijaga kebersihannya. Umumnya sih, tiap kali servis juga dibersihkan.

Untuk membersihkan filter ini, tergantung dari jenisnya juga. Ada yang terbuat dari busa, bisa dibersihkan dengan bensin lalu dikeringkan. Lalu setelah itu diolesi oli 2T. Lainnya cukup tiupkan saja angin bertekanan dari arah belakang hingga kotorannya benar-benar bersih.

Proses rutin ini sebenarnya sederhana, tetapi dapat menjamin suplai udara ke mesin dengan kualitas yang baik. Udara yang tersedot ke dalam tidak akan mengandung partikel debu yang bisa merusak jeroan karburator dan paling penting bisa menjaga kualitas komponen di mesin seperti klep dinding piston dan boring. Jika menggunakan produk after market, bisa dilakukan pencucian ulang berkali-kali. Caranya cukup mudah, lepaskan dan cuci menggunakan air sabun, lalu celup dan angkat berulang-ulang dalam ember berisi air sabun itu.

Setelah kotorannya lepas, keringkan dengan udara terbuka, jangan ditiup menggunakan angin bertekanan, karena akan merusak elemennya. “Setelah kering, lakukan pengolesan dengan minyak khusus, atau bisa juga pakai oli sokbreker pada elemen-elemennya. Nah, sekarang pasokan udara bersih, mesin pun senang,” pungkasnya. (gun)

Komentar
Tulis Komentar
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Subjek:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 

 
Total Pengunjung: 50712