Home arrow Jateng arrow Pengemudi Bus Hanya Sopir Pocokan
Pengemudi Bus Hanya Sopir Pocokan
Ditulis oleh Administrator   
Monday, 06 September 2010

HANDOKO, pengemudi bus kota Wahyu Putra yang diduga menjadi penyebab kecelakaan maut di Dukuh Karangbotak, Desa Karangmojo, Weru, ternyata sehari-hari bukan berprofesi sebagai supir bus, melainkan hanya menjadi kondektur saja.

Menurut penuturan salah satu warga Desa Karangmojo, Bambang Margono, 45, selama ini Handoko dikenal warga sekitar lokasi kejadian bekerja sebagai kondektur di salah satu PO bus kota di Sukoharjo. Namun, tak jarang Handoko terlihat sesekali mengemudikan bus tujuan Solo-Watukelir PP (pulang pergi,Red) tersebut.

“Aslinya memang bukan supir, hanya kondektur. Tapi, biasanya kalau supirnya sedang capek, biasanya dia (Handoko,Red) yang mengemudikan,” jelasnya.

Bambang mengatakan, sebenarnya sudah sejak lama warga di sekitar lokasi tahu cepat atau lambat peristiwa kecelakaan akan terjadi. Pasalnya, selama ini, Handoko setiap kali mengendarai bus memang dikenal ugal-ugalan. Bahkan, Handoko mengaku dia nyaris ditabrak Handoko saat mengendarai sepeda motor di dekat lokasi kejadian.

“Banyak warga sini yang nyaris jadi korban Handoko. Bahkan, tetangga saya ada pernah disenggol >bronjongnya< hingga jatuh dari sepeda motor. Untungnya luka yang dialami tidak terlalu parah,” paparnya.

Karena itu, lanjutnya, tak heran jika warga sudah lama mengincar Handoko. Sebab, mereka memang sudah terlalu sering dibuat kesal dengan tingkah laku Handoko dan supir bus yang terkenal sering >ngebut< dan ugal-ugalan.

Sehingga, begitu mengetahui bus dengan nomor polisi (nopol) AD 1593 AB tersebut menabrak Suzuki Carry, kemarin siang (6/9), warga langsung bereaksi. Mereka nekat merusak bus dan melemparinya dengan batu. Alhasil, semua kaca jendela yang ada pecah dan retak-retak. Tak hanya itu, saking emosinya, warga juga berniat untuk membakar bus tersebut. Namun untungnya, upaya tersebut berhasil digagalkan petugas gabungan dari Polsek Weru dan Samapta Polres Sukoharjo serta Satlantas.

Handoko sendiri, diketahui langsung menyelamatkan diri dengan berlari menuju Polsek Weru, begitu bus yang dikendarainya menabrak mobil dan dua sepeda motor.

“Sesaat setelah kejadian, supir bus langsung melarikan diri menuju Polsek. Sebab, takut dimassa warga. Karena sejak awal memang banyak yang tidak suka dengan tingkah lakunya,” ujar salah satu warga. (vj)

Komentar
Tulis Komentar
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Subjek:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 

 
Total Pengunjung: 50703