SAAT sepeda motor diparkir di luar rumah dan ada komponen yang diambil orang, tentu saja membuat kita jengkel dan marah. Apalagi jika komponen yang diambil cukup vital bagi kendaraan sehingga mau tidak mau harus membeli atau mengganti dengan yang baru.
Salah satu komponen yang bisa diambil dengan mudah adalah kaliper rem cakram depan atau belakang. Walhasil, saat tuas rem ditarik atau diinjak, maka tidak terjadi pengeremen karena tidak ada kaliper. Abas dari Abas Motor mengatakan, beberapa pelanggannya datang dan menceritakan jika kaliper rem cakram depan miliknya diambil orang saat di parkir du pinggir jalan. Padahal, jelasnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah tangan-tangan jahil tersebut. Salah satunya dengan memasang pengaman pada bagian luar kaliper yang dibuat sedemikian rupa sehingga penampilannya tetap terlihat enak dipandang. Pengaman tersebut bisa dibuat dengan bahan pelat besi dengan ketebalan antara 4 hingga 4,5 milimeter dengan lebar sekitar 50 milimeter. Pelat ini nantinya befungsi sebagai pelindung kaliper serta mengamankan baut yang ada sehingga tidak bisa dilepas tanpa membuak pelat besi tersebut. Cara ini bisa menguras waktu untuk membuka sehingga tangan-tangan jahil akan berpikir dua kali sebelum beroperasi mencongkel kaliper rem cakram. Cara membuatnya cukup mudah, pertama lepas ban dan mengganjal dengan kayu di bagian bawah agar motor tetap berdiri tegak. Selanjutnya atur posisi kaliper pengganti di dudukkannya dan sangkutkan dua baut bintang yang sudah kita siapkan. Setelah terpasang, ambil kertas dan pensilnya, lalu tempelkan ke tabung sok di mana posisi kaliper berada. Jika sudah didesain, bawa kertasnya ke tukang bubut agar lebih rapi proses pembentukannya, dengan dana sebesar Rp 35 ribu hingga 50 ribu berikut pelatnya. Setelah jadi, tempelkan pelat ke tabung. Kalau posisi sudah pas, tekuk sedikit demi sedikit memakai palu mengikuti lekukan batang sok dan pastikan pelat agak menempel dengan dua baut kaliper. ”Setelah selesai, tinggal pasang dan kaliper akan aman dari ulah tangan-tangan jahil,” tukasnya. (gun)
|